Contoh Surat Perjanjian Hutang-Piutang


Format surat perjanjian hutang-piutang - Meminjamkan sejumlah uang kepada pihak tertentu sudah semestinya harus disertai dengan surat perjanjian demi mengantisipasi hal-hal yang berpotensi merugikan anda selaku pihak pemberi pinjaman dilain waktu.

Surat perjanjian sebelumnya sudah sempat kita bahas pada serial artikel contoh surat perjanjian; contoh surat perjanjian, contoh surat perjanjian damai, dan contoh surat perjanjian kerja (SPK). Kali ini kita sakan share contoh surat perjanjian untuk urusan hutang-piutang.


SURAT PERJANJIAN HUTANG
No. 01/III/2013
_________________________________

perjanjian hutang piutang ini dibuat pada hari ini _____ tanggal _____ th. _____ oleh serta atas nama : 

Nama : 
Pekerjaan : 
Alamat : 

Didalam perihal ini melakukan tindakan untuk serta atas namanya sendiri yang setelah itu dikatakan sebagai pihak pertama. 

Nama : 
Pekerjaan : 
Alamat : 

Didalam perihal ini melakukan tindakan untuk serta atas namanya sendiri yang setelah itu dikatakan sebagai pihak kedua. 

Kedua belah pihak menerangkan terlebih dulu perihal seperti berikut : 

Bahwa pihak pertama sudah memiliki utang dari pihak kedua sebanyak duit sebesar rp _____ ( _____ rupiah ). 

berkenaan dengan perihal tersebut diatas, beberapa pihak setuju untuk mengikatkan diri didalam perjanjian utang piutang ini dengan kriteria seperti berikut : 

Pasal 1 
Jumlah utang 

pihak pertama dengan ini sudah berutang dari pihak kedua duit sebanyak rp _____ ( _____ rupiah ) agar bisa beli didalam situasi kosong bangunan tempat tinggal tersebut dengan turutan yang terdapat di _____ no. _____ tersebut dengan semua hak-hak serta kepentingan-kepentingan diatas bidang tanah tersebut. 


Pasal 2 
Penyerahan 

pihak ke-2 sudah menyerahkan duit sebagai utang sebesar rp _____ ( _____ rupiah ) tersebut dengan tunai serta sekalian pada pihak pertama pada waktu perjanjian ini di tandatangani oleh ke-2 belah pihak, serta sekalian perjanjian ini sebagai sinyal bukti penerimaan yang sah. 

Pasal 3 
Bunga 

Atas utang sebanyak rp _____ ( _____ rupiah ) tersebut, pihak pertama tidak dikenakan bunga apapun juga oleh pihak kedua. 

Pasal 4 
Langkah pembayaran 

Pihak pertama harus membayar kembali utangnya tersebut pada pihak kedua dengan langkah pembayaran angsuran sebesar rp _____ ( _____ rupiah ) per bln. sepanjang _____ th.. 

Pasal 5 
Periode waktu 

periode waktu utang ditetapkan sepanjang _____ ( _____ ) th. sedemikian rupa, hingga pada akhir periode waktu, yakni pada bln. _____ seluruh utang mesti sudah dilunasi oleh pihak pertama. 


Pasal 6 
Cost penagihan 


  1. Bilamana untuk pembayaran kembali atas semua suatu hal yang menurut perjanjian ini dibutuhkan tindakan-tindakan penagihan oleh pihak kedua  maka semua biaya-biaya penagihan itu baik dihadapan ataupun di luar pengadilan seluruhnya jadi tanggungan serta harus dibayar oleh pihak pertama. 
  2. Jika pihak pertama lalai saat membayar biaya-biaya penagihan-penagihan yang dibayar pada ayat ( 1 ) pasal ini, maka pada seluruh biaya-biaya tersebut juga dikenakan bunga sebesar _____ persen ( _____ % ) /hari hingga seluruh penagihannya tersebut lunas terbayar. 


Pasal 7 
Pengembalian sekaligus 


  1. Jika pihak pertama dikarenakan karena apapun juga lalai atau ingkar dari perjanjian ini, namun tetap ada utang yang belum lunas dibayar oleh pihak pertama, maka selambat-lambatnya kurun waktu dua bln. terhitung sejak tanggal jatuh tempo, pihak pertama harus membayar lunas seluruh tunggakan yang belum dilunasi oleh pihak pertama pada pihak kedua. 
  2. Yang digolongkan sebagai kelalaian atau ingkar janji pihak pertama sebagai-mana disebut pada ayat ( 1 ) pasal ini, bilamana : 

Pihak pertama tidak atau lalai mencukupi di antara kewajibannya yang ditetapkan didalam perjanjian ini. 


  • pada pihak pertama diserahkan permintaan pada lembaga yang ber-wenang untuk diletakan dibawah pernyataan atau untuk dinyatakan pailit. 
  • Bilamana harta kekayaan dari pihak pertama terlebih bangunan tempat tinggal tersebut dengan bidang tanahnya diambil alih atau bilamana pada pihak pertama dikerjakan tindakan eksekusi untuk pembayaran pada pihak kedua. 
  • Bilamana pihak pertama meninggal dunia. 


Pasal 8
Jaminan 

untuk menanggung pembayaran kembali yang teratur serta sebagaimana tentunya atas semua suatu hal yang menurut perjanjian ini tetap terutang oleh pihak pertama pada pihak kedua, tersebut dengan ongkos-ongkos yang lain dan biaya-biaya penagihan, maka dapat dibikin sesuatu perjanjian dimana pihak pertama dapat menyerahkan sebagaimana jaminan pada pihak kedua sebagai bangunan punya pihak pertama terbuat dari dinding tembok lantai ubin serta atap genteng terdapat di jalur _____ didirikan diatas sebidang tanah seluas lebih kurang _____ m2 ( _____ mtr. persegi ), persil no. _____ tertanggal _____ tersebut dengan semua hak serta keperluan yang saat ini atau di masa datang dapat didapatkan pihak pertama atas sebidang tanah tersebut diatas. 

Pasal 9
Kuasa 


  1. Pihak pertama dengan ini berikan kuasa pada pihak kedua untuk mengambil serta menguasai tempat tinggal serta tanah dan turutannya sebagaimana dimaksud pada pasal 7 untuk jual atau lakukan lelang atau mempunyai sendiri atas benda jaminan tersebut dalam rencana melunasi utang pihak pertama. 
  2. Kuasa yang didapatkan dari pihak pertama pada pihak kedua didalam atau menurut perjanjian ini, adalah sisi yang terutama serta tidak terpisahkan dari perjanjian ini, kuasa mana tidak bisa ditarik kembali, serta juga tak lagi berakhir dikarenakan meninggal dunianya pihak pertama, atau dikarenakan karena apapun juga. 
Pasal 10 
Penyelesaian perselisihan 

  1. Jika ada perihal yang tidak atau belum diatur didalam perjanjian ini, serta juga bila berlangsung perbedaan penafsiran atas seluruh atau beberapa dari perjanjian ini, maka ke-2 belah pihak setuju untuk menyelesaikannya dengan musyawarah untuk mufakat. 
  2. Bila penyelesaian dengan mesyawarah untuk mufakat juga nyatanya tidak merampungkan perselisihan tersebut, maka perselisihan tersebut dapat dikerjakan dengan hukum yang berlaku di indonesia, serta oleh dikarenakan itu ke-2 belah pihak menentukan area tinggal yang terus serta seumumnya di kepaniteraan pengadilan negeri _____. 

Demikian perjanjian ini dibikin serta di tandatangani oleh kedua belah pihak pada hari serta tanggal tersebut diatas, dibbuat rangkap 2 ( dua ) bermeterai cukup untuk tiap-tiap pihak yang memiliki kemampuan hukum yang sama. 

Pihak Pertama,                                Pihak Kedua,

                                 Matrei

(Nama PP)                                        (Nama PK)

 

Like Dulu Ya!

Google+ Followers